Selasa, 08 September 2009

Belajar Kecerdasan Spiritual dari Tukang Kayu (3)#more-1763#more-1763

Belajar Kecerdasan Spiritual dari Tukang Kayu (3)#more-1763#more-1763

Shared via AddThis
Kesuksesan dan Kebahagiaan DIMULAI ketika PIKIRAN dapat melihat IMPIAN dalam bentuk yang telah SEMPURNA
lowongan kerja di rumah

TDA - Komunitas Bisnis Indonesia

TDA - Komunitas Bisnis Indonesia

Shared via AddThis
lowongan kerja di rumah

അണ്ടി Kiamat Sudah Dekat

Gajah mati meninggalkan gading. Harimau mati meninggalkan belang. Manusia mati meninggalkan nama. Tetapi, dengan entrepreneurship, manusia akan tetap hidup bahkan bisa sampai seribu tahun lagi.

---

IR CIPUTRA sempat terkejut mendengar pertanyaan Tikno, dosen ITATS Surabaya, dalam sesi video conference di Lantai 10 Gedung Dikti, Senayan, awal bulan lalu. "Andai seluruh harta kekayaan, aset-aset, dan semua yang dimiliki Pak Ci -panggilan akrab Ir Ciputra--habis, tak tersisa. Perusahaan bangkrut, tidak mampu membayar karyawan. Tidak mampu mencicil utang, apalagi bunganya. Lalu semua relasi meninggalkan Pak Ci. Kerajaan bisnis hancur berantakan. Tak satu pun yang tersisa. Tinggal baju dan celana yang menempel di tubuh saja. Dari mana memulai membangun kembali ? Bagaimana cara bangkit dari kebangkrutan? "

Saya jarang melihat alumni Arsitektur ITB Bandung ini begitu tercengang saat mencerna pertanyaan Tikno. "Pertanyaan bagus, berkualitas, dan aplikatif!" jawab Ciputra sambil mengumbar senyum. Bangga juga Ciputra mendengar pertanyaan itu. Karena hampir semua pengusaha hebat di negeri ini, pernah mengalami masa-masa kritis seperti yang digambarkan Tikno itu. Tetapi bukan Pak Ci kalau tidak cepat memberi jawaban praktis.

"Contohnya saya! Saya anggap kejatuhan, atau saat roda kehidupan sedang di bawah, harus dinikmati dan dirasakan sakitnya. Sampai rasa sakit yang teramat sangat itu betul-betul tidak terasa. Puncak dari sakit adalah mati rasa. Tidak sakit lagi. Saya menyebut ini adalah ujian naik tingkat bagi pengusaha yang suka tantangan. Pengusaha disebut sukses kalau sudah melewati ratusan kesalahan. Karena itulah seni menjadi entrepreneur adalah sukses melewati masa-masa kritis seperti itu."

Jika berhasil melintasinya dengan selamat, itu pertanda pintu sukses sudah di terbuka depan mata. Karena itu, jangan pernah takut akan problematika yang menghadang di depan mata, sepelik apa pun. Bahkan jika langit mau runtuh, bumi hendak tenggelam, kiamat sudah dekat. Hambatan, tantangan, kesulitan itu semua adalah ujian untuk memasuki level yang lebih tinggi. Pilihannya hanya dua, makin sukses dan survive mengarungi gelombang problema? Atau makin terpuruk ditelan frustasi?

"Saya sudah kenyang dengan pengalaman krisis seperti itu. Persis seperti yang Anda gambarkan. Kondisi ekonomi memburuk. Bisnis properti hancur. Bunga bank tinggi, tidak ada yang berani kredit. Banyak proyek macet, karena daya beli ikut terjun bebas. Kami rugi! Betul-betul rugi," jelasnya.

Lalu? Tidak perlu menangis, tidak perlu bersedih. Yang diperlukan hanya strategi baru agar bisnis tetap survive. "Ketemulah ide untuk bangkit! Harta kami boleh ludes. Duit boleh habis. Aset bisa menguap semua, tetapi saya masih punya satu cadangan. Yakni kepercayaan ! Bermodal kepercayaan itulah kami bangkit lagi dan makin melambung hingga sekarang?" aku Ciputra.

"Bangkitkan kepercayaan Anda. Tidak boleh larut dalam keputusasaan. Inilah pentingnya orang punya integritas. Orang punya karakter. Orang punya mental juara!" kata kakek sembilan cucu yang tinggal di Bukit Golf Utama Kav III PA, Pondok Indah, Jakarta ini.

Ciputra menyebut, integritas atau citra diri itu modal yang tidak terhitung nilainya. Yang bisa menaikkan harga citra diri itu hanya yang bersangkutan. Kalau company, dia membuat istilah branding. Selama perusahaan itu masih memiliki brand yang kuat, dia bisa membuat 1001 macam escape dari gejolak ekonomi yang melilit. "Itulah sebabnya, branding itu penting dan mahal. Harga brand itu tidak terbatas. Yang menentukan adalah kepercayaan public. Karena itu, jagalah nama, pamor, dan reputasi Anda, agar integritas itu semakin lama semakin mengembang," jelas pria yang lahir di Parigi, Sulawesi Tengah, 24 Agustus 1931 ini.

Setelah menjawab Tikno, Ciputra menjawab pertanyaan Firman Arifin, dosen ITS Surabaya. "Bagaimana cara menciptakan budaya etika usaha yang santun dalam entrepreneurship?" ujarnya. Firman mencatat fakta-fakta yang tidak seindah warna aslinya. Sesama pengusaha itu bersaing menuju perseteruan yang tidak sehat. Saling jegal, saling jiplak konsep produk lain."Dalam bahasa politik, itu diistilahkan dengan black campaign," ujarnya. Lagi-lagi, Ciputra yang dikenal sebagai perekayasa mesin cetak "entrepreneur" ini tidak menggunakan teori-teori manajemen yang biasa.

Ciputra selalu menjawab setiap pertanyaan 100 persen dari pengalaman. Dia sudah kenyang dengan asam dan garam. Dia menekuni bisnis selama setengah abad, karena itu pengalaman hidupnya sudah memikat untuk disimak. "Pertama, Anda perlu bergaul yang banyak, terutama sesama pelaku bisnis serupa. Semacam REI dalam pengusaha real estate. Kedua, lakukan inovasi yang terus menerus, tidak boleh berhenti. Ketiga, launching ide baru, tidak lama kemudian, umumkan lagi ada ide lebih baru lagi, lebih baru lagi, dan seterusnya. Maka kompetitor pun makin sulit mengejar!"ungkapnya.

Ciputra mencontohkan, PT Pembangunan Jaya saat mendirikan Bintaro Jaya. Saat itu, kawasan Bintaro itu terlalu menjorok ke luar kota. Terlalu jauh dari pusat kota Jakarta. "Itu adalah bentuk inovasi kami. Membangun perumahan jauh dari kota. Tentu dengan promosi yang pas. Sepuluh tahun kemudian, tren rumah di luar kota baru ramai. Saya sudah membaca prospek ini 15 tahun yang silam, saat orang masih enggan melebarkan investasi di luar kota," paparnya. (don kardono/*)

Sabtu, 28 Februari 2009

Jumat, 28 November 2008

“Rahasia kesuksesan adalah mempelajari bagaimana menggunakan kesengsaraan dan kesenangan, bukan menjadi korban kesengsaraan atau kesenangan. Jika Anda melakukan ini, maka Anda akan bisa mengontrol hidup Anda. Jika Anda tidak melakukannya, maka Anda akan dikontrol.”~ Anthony
lowongan kerja di rumah

Jumat, 24 Oktober 2008

Iklan

lowongan kerja pekerjaan sambilan


info lowongan kerja terbaru - kerja di rumah



Iklan

Kita

Pertama, Pelajari dan ketahui suatu resiko atau situasi yang membuat orang lain mundur. Cari penyebabnya kenapa mereka mundur, kemudian telaah apakah alasan mundur mereka masih berlaku saat ini. Terkadang akibat perubahan kondisi, perkembangan baru, atau karena talenta unik anda, transaksi yang dulu tidak pernah disentuh orang akan berbalik dicari orang.

Kedua, pelajari dan ketahui seberapa besar resiko yang akan anda ambil. Tentukan dengan jelas berapa besar yang anda pertaruhkan dan keuntungan yang ingin anda dapatkan. Kemudian pertimbangkan apakah sesuai imbalan yang akan anda dapatkan.

Ketiga, cari jalan aman untuk mengurangi segala resiko. Memperhatikan segala hal sampai tingkat terkecil sekalipun. Jika anda mempunyai kekurangan dalam satu hal tidak ada salahnya menarik mitra atau rekanan.

Sukses untuk anda…..

Selasa, 21 Oktober 2008

Senin, 20 Oktober 2008

Pengantar

Sebelumnya saya ingin mengucapkan SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA. Sekalian di bulan Syawal ini saya ingin menyampaikan selamat atas teman2 semua yang bergabung dalam forum kita di uangpanas . Bisnis Ini.Saya katakan bahwa saya pertama ikut gabung Uangpanas dengan keraguan dan ketidak pastian. tapi ketika saya mengambil keputusan untuk bergabung di bisnis uangpanas ini, maka segala konsekwensi harus aku lakukan, saya terus take action dengan perasaan sedikit ragu.Walaupun saya bergabung baru beberapa hari ini saya terus mencoba untuk belajar di uangpanas. Sangat tak disangka-sangka untuk saya yang ragu saat daftar dahulu. Padahal saya baru gabung pertengahan Oktober ini lho!!


info lowongan kerja terbaru - kerja di rumah